Surat Berharga Syariah Negara

Kemenkeu

Capai 21 Triliun Rupiah, Inilah Surat Berharga Syariah Negara Dengan Penawaran Paling Besar

Jakarta, EKRAF.net – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara melalui sistem lelang Bank Indonesia pada Selasa (22/2/2022) kemarin. Pada kesempatan ini, Kemenkeu menerima penawaran hingga 33,5 triliun Rupiah untuk 6 seri. Dari jumlah tersebut, ada satu seri Surat Berharga Syariah Negara yang mendapatkan penawaran terbesar dibandingkan seri lainnya.

Seri SPN09082022 mendapatkan penawaran hingga 21,465 triliun Rupiah. Selisih antara jumlah penawaran seri ini dari jumlah penawaran terbesar kedua sangat jauh. Penawaran terbesar kedua sebesar 5,258 triliun Rupiah untuk seri PBS029.

Selanjutnya, ada seri PBS033 yang mendapatkan penawaran 1,9052 triliun Rupiah. Seri PBS030 mengikuti dengan penawaran sebanyak 1,7774 triliun Rupiah. Beda tipis dengan PBS030, ada PBS031 yang mendapatkan penwaran 1,727 triliun Rupiah.

Seri yang mendapatkan penawaran terkecil adalah PBS032 yang hanya berjumlah 1,374 triliun Rupiah.


Baca juga:


Dari jumlah tersebut, Kemenkeu hanya memenangkan 9 triliun Rupiah saja untuk seluruh seri Surat Berharga Syariah Negara tersebut.

Dari keterangan resminya, Kemenku menetapkan jumlah nominal terbesar yang diterima dari lelang tersebut adalah 2,350 triliun Rupiah untuk seri PBS029.

Sedangkan jumlah nominal yang dimenangkan untuk seri SPN09082022 hanya 2 triliun Rupiah. Jumlah nominal yang dimenangkan untuk Seri PBS033 mencapai 1,6 triliun Rupiah.

Sedangkan seri PBS030 hanya berjumlah 1,1 triliun Rupiah. Seri tersebut diikuti oleh PBS031 yang berjumlah 1,05 trilun Rupiah. Untuk PBS032, jumlah yang dimenangkan hanya 0,9 triliun Rupiah.

Setiap seri memiliki tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda. Seri SPN09082022 akan jatuh tempo pada 9 Agustus 2022. Seri PBS031 akan jatuh tempo pada 15 Juli 2024.

Sedangkan seri PBS032 akan jatuh tempo 15 Juli 2026. Selang dua tahun kemudian, barulah jatuh tempo untuk seri PBS030, yaitu tanggal 15 Juli 2028.

Jarak jatuh tempo yang cukup jauh adalah PBS029 karena jatuh temponya tanggal 15 Maret 2034. Sedangkan seri PBS033 jatuh tempo tanggal 15 Juni 2047.***(TP)

Sumber & Foto: Kemenkeu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *