Indonesiana Film 2022

Indonesiana Film 2022

Ini Kriteria Cerita yang Dicari di Indonesiana Film 2022

Jakarta, EKRAF.net – Gelaran lokakarya Indonesiana Film 2022 menjadi ajang kompetisi bagi para penulis scenario Indonesia. Penyelenggara juga sudah memuat petunjuk awal cerita seperti apa yang dicari untuk dikompetisikan dan diolah dalam Indonesiana Film 2022.

Pertama, cerita harus menarik, baru dan memungkinkan untuk diproduksi.

Kedua, cerita juga belum pernah diikutsertakan dalam lomba atau lokakarya lainnya. Selain itu, cerita yang diajukan pada Indonesiana Film 2022 tidak sedang diikutsertakan dalam lokakarya sejenis.

Ketiga, cerita fiksi panjang harus mengandung unsur kelokalan yang kuat.

Keempat, cerita tidak berpotensi konflik kepemilikan hak cipta.

Selain empat kriteria tersebut, Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebagai penyelenggara juga menekankan pentingnya pernyataan produser.


Baca juga: Dua Ganjaran Ini Layak Kamu Raih di Indonesiana Film 2022


Pernyataan produser harus secara kuat menyampaikan  tujuan keikutsertaan. Pernyataan produser juga harus menjawab pertanyaan: mengapa proyek ini cocok untuk ikut serta dalam Indonesiana Film 2022.

Secara teknis, pernyataan produser juga harus memuat target penonton dan rencana pembiayaan film.

Pihak penyelenggara mengizinkan setiap tim boleh mengirim lebih dari satu ide cerita.

Cerita dapat berupa adaptasi atau ide orisinil. Jika kamu mengirim cerita adaptasi, penyelenggara mewajibkan kamu sudah memiiki hak adaptasinya. Kamu juga harus melampirkan surat pernyataan kepemilikan ide di atas materai atau bukti kepemilikan hak adaptasi.

Cerita belum pernah dipublikasi dan tidak sedang diikutsertakan pada lokakarya penulisan lainnya.

Cerita yang terpilih tidak boleh didaftarkan ke lokakarya lain yang sejenis hingga program Indonesiana Film 2022 selesai.

Cerita yang kamu kirimkan tidak boleh mengandung informasi, berita, fakta yang melanggar etika, hukum dan unsur SARA.

Penyelenggara menetapkan, hak cipta karya melekat pada peserta. Kemdikbudristek berhak mempublikasikan Sebagian atau keseluruhan seknario untuk kepentingan non komersial.

Penyelenggara juga mewajibkan peserta melampirkan surat kesediaan mengikuti pelatihan Indonesiana Film 2022 sejak awal hingga akhir kegiatan, dengan tanda tangan di atas materai. 

Seluruh dokumen pendaftaran harus berbahasa Indonesia.

Lokakarya Indonesiana Film 2022 ini akan berlangsung setahun penuh hingga Desember 2022.

Setelah periode pendaftaran selesai tanggal 31 Desember 2021, akan dilakukan periode wawancara calon peserta pada 10 – 14 Januari 2022.


Baca juga: Ingin Industri Film Indonesia Pulih, Kemenparekraf Gelar Program PEN Subsektor Film


Sesi administrasi kontrak peserta akan dilakukan pada 17 – 20 Januari 2022. Sedangkan pada 23 Januari 2022 akan ada pengumuman peserta terpilih.

Sesi pembukaan dan pengantar lokakarya Indonesiana Film 2022 baru diselenggarakan pada 4 Februari 2022.

Sesi pertama, penulisan sinopsis berlangsung sejak Februari hingga April 2022. Lokakarya produksi dan rencana bisnis juga diadakan pada April 2022.

Sesi kedua, penulisan treatment dijadwalkan pada Mei hingga Agustus 2022. Jadwal berikutnya, riset lapangan pada Agustus 2022.

Sesi ketiga, penulisan step outline pada Agustus hingga November 2022. Pada September 2022 akan ada sesi mentoring business plan.

Sedangkan pada Desember 2022, penyelenggara menjadwalkan batas pengumpulan rancangan skenario pertama.

Pada bulan yang sama pula, peserta akan mengikuti Project Market Indonesiana Film 2022 dan pengumuman pemenang.

Tertantang ikut lokakarya Indonesiana Film 2022?

Buruan daftarkan tim kamu dengan klik link ini.***(TP)

Foto: Etienne Girardet / Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *