ASEAN Business Model Competition 2021 Startup

ASEAN Business Model Competition 2021: 6.500 USD untuk 5 Startup Terbaik!

Jakarta, EKRAF.net – ASEAN Business Model Competition 2021 sediakan 6.500 USD untuk lima startup terbaik di Asia Tenggara dan Korea Selatan.

Selain hadiah berupa uang tunai, penyelenggara akan menyeleksi 10 startups terpilih untuk mendapatkan kesempatan menggunakan ruang co-working space di Green Business Center atau Shinhan Futures Lab. Selain itu, mereka akan memiliki jaringan dengan venture capital. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia juga akan berikan sertifikat (certificate of recognition) kepada mereka.

Kompetisi bisnis yang diadakan kedua kalinya berkat kerjasama Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Kementerian UKM dan Perusahaan Rintisan Korea Selatan, The Asia-Europe Meeting (ASEM) Small Medium Enterprises (SMEs) Eco Innovation Center, Green Business Center dan Shinhan Future’s Lab Indonesia.  

Tahun ini, penyelenggara akan fokus pada startup dan UKM yang berada di sektor ekonomi digital demi mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SGDs).

Melalui kompetisi bisnis ini, penyelenggara juga menantang para pengusaha di ekonomi digital di Korea Selatan dan ASEAN untuk meningkatkan bisnisnya dan menemukan peluang-peluang invetasi.

Kompetisi bisnis yang akan dilakukan secara daring ini bertujuan mempromosikan implementasi SGDs dalam ekonomi digital. Selain itu, ASEAN Business Model Competition 2021 akan dapat membentuk fondasi Kerjasama yang mendukung ekosistem startup di Korea Selatan dan ASEAN.

Berikut ini adalah 17 SGDs yang harus terkena dampak dari bisnis yang dijalankan para peserta ASEAN Business Model Competition 2021.

Pertama, mengakhiri kemiskinan. Kedua, mengakhiri kelaparan dengan capai keamanan pangan, meningkatkan nutrisi dan mempromosikan agrikultur yang berkelanjutan. Ketiga, memastikan hidup yang sehat bagi setiap orang di segala jenjang usia. Keempat, memastikan pendidikan yang terbuka dan inklusif bagi setiap individu serta peluang belajar yang terbuka seumur hidup bagi setiap orang. Kelima, mencapai kesamaan gender dan berdayakan semua perempuan. Keenam, memastikan ketersediaan dan manajemen air dan sanitasi yang berkelanjutan.

Ketujuh, tersedianya akses ke energi modern yang terjangkau, berkelanjutan dan dapat diandalkan. Kedelapan, promosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta pekerjaan yang produktif bagi setiap orang. Kesembilan, mempromosikan industrialisasi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi. Kesepuluh, mengurangi ketimpangan yang terjadi di dalam suatu negara maupun antar negara.


Baca juga:


Kesebelas, membangun kota dan komunitas yang terbuka, aman, ulet dan berkelanjutan. Keduabelas, memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. Ketigabelas, tindakan urgen untuk melawan perubahan iklim beserta dampak-dampaknya. Keempatbelas, melindungi dan merawat kehidupan laut dan sumber-sumber daya maritim untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Kelimabelas, melindungi, merestorasi dan promosikan penggunaan ekosistem daratan secara berkelanjutan, pengelolaannya dan melawan desertifikasi, degradasi tanah, hilangnya biodiversitas, menahan laju degradasi lahan dan hilangnya keragaman hewani. Keenambelas, promosikan keadilan, masyarakat inklusif, tersedianya akses kepada keadilan bagi setiap orang serta membangun institusi secara efektif, akuntabel dan inklusif di setiap levelnya. Ketujuhbelas, perkuat cara-cara implementasi dan merevitalisasi kerjasama global demi pembangunan berkelanjutan.

Untuk dapat mengikuti kompetisi bisnis ini, peserta haruslah startup atau UKM yang telah berbadan hukum dan berasal dari Korea Selatan dan negara-negara di Asia Tenggara.

Para peserta harus bergerak di sektor ekonomi digital yang memiliki dampak pada implementasi SGDs. Yang dimaksud ekonomi digital adalah bisnis yang berbasis internet, seperti e-commerce, internet shopping malls dan layanan pencarianm, dsb.

Selain itu, perusahaan yang dapat mengikuti kompetisi ini haruslah berumur minimal 5 tahun.

Secara khusus, kompetisi ini tertutup bagi 10 perusahaan atau tim terpilih yang masuk top 10 pada Korea-ASEAN Business Model Competition 2020 for SDGs.

Penyelenggara juga memberikan hak istimewa bagi 12 startup atau UKM terbaik dari lima negara yang berpartisipasi dalam ECOTHON.  Perusahaan-perusahaan tersebut mendapatkan hak khusus berupa melewati tahap pertama penyaringan dokumen. Kelima negara tersebut adalah Kamboja, Laos, Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Tertarik? Daftarkan startupmu sebelum 30 September 2021 di link ini.***(TP)

Foto: Noah Buscher / Unsplash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *