GULALI Lab

GULALI Lab

Gelar GULALI Lab, Papermoon Puppet Theatre dan Ayo Dongeng Indonesia Cari Seniman Lintas Disiplin!

Jakarta, EKRAF.netPapermoon Puppet Theatre dan Ayo Dongeng Indonesia gelar GULALI Lab bagi para seniman lintas disiplin yang ingin membuat pementasan seni pertunjukan untuk anak-anak Indonesia.

Para seniman terpilih mengikuti GULALI Lab akan mendapatkan fasilitas untuk perkembangan seni pertunjukan yang menyasar penonton anak-anak.

Papermoon Puppet Theatre dan Ayo Dongeng Indonesia sudah persiapkan sejujmlah fasilitator dan kelas sharing intensif bersama beberapa seniman internasional.

Sebagai serangkaian lokakarya eksperimental, GULALI Lab akan berlangsung pada Agustus-September 2021. Pada lokakarya ini, para peserta akan mengembangkan proyek mereka, berbagi temuan-temuan dan pertanyaan mengenai seni pertunjukan untuk anak.

Pada akhir sesi, seniman akan mempresentasikan temuan mereka dalam bentuk karya digital dalam rangkaian festival seni pertunjukan untuk anak, GULALI FESTIVAL.

Karya terpilih akan mendapat subsidi biaya produksi sebesar dua juta Rupiah.

GULALI Lab terbuka untuk kelompok seni maupun individu. Meski demikian, penyelenggara akan mengutamakan pendaftar yang sungguh seniman atau kreator lintas disiplin. Usia pendaftar minimal 20 tahun. Selain itu, kamu harus memiliki ketertarikan untuk membuat karya pertunjukan digital. Untuk dapat mendaftarkan diri, pendaftar harus berkomitmen untuk ikut berproses selama GULALI Lab berlangsung pada Agustus-September 2021.

Untuk dapat mendaftarkan diri, pendaftar harus mempersiapkan curriculum vitae, proposal tertulis dan deskripsi visual.

Secara teknis, pendaftar wajib mengirimkan video presentasi proposal karya yang dibuat semenarik mungkin, dengan durasi maksimal 5 menit, dengan format presentasi untuk penonton anak-anak.

Syarat terakhir untuk mendaftarkan diri adalah komitmen mengirimkan karya digital untuk ditampilkan di GULALI FESTIVAL.  

Papermoon Puppet Theatre dan Ayo Dongeng Indonesia sudah menyusun jadwal kelas GULALI Lab.

Kelas pada hari Senin hingga Jumat, 16-20 Agustus 2021, pukul 18.30 -20.30 WIB, akan dimentori oleh Papermoon Puppet Theatre, Ayo Dongeng Indonesia.

Hari berikutnya, Sabtu, 21 Agustus 2021, pukul 15.30 -17.30 WIB, peserta akan mendapatkan materi dari Sue Giles, Direktur Artistik Polyglot Theatre, Australia, Presiden ASSITEJ Internasional.

Di samping kedua kelas tersebut, para peserta wajib mengikuti pertemuan mingguan yang diadakan setiap Sabtu antara 28 Agustus-25 September 2021, pukul 18.30 -20.30 WIB.

Pasca kelas wajib tersebut, para peserta harus mengumpulkan karya sebelum 25 September 2021. Selanjutnya, mereka melakukan presentasi karya atau pementasan pada 1-3 Oktober 2021.

Sebagai akhir informasi, program ini gratis. para peserta tidak akan dipungut biaya untuk mengikutinya. Juri juga turut melibatkan juri anak untuk menentukan proposal karya. Sebagaimana proses seleksi pada umumnya, keputusan panitia dan juri anak tidak dapat diganggu gugat. pihak panitia akan mengumumkan proposal terpilih pada 9 Agustus 2021.

Kalau kamu tertarik, segera siapkan proposal terbaikmu. Daftarkan diri atau timmu dan kirimkan proposal sebelum 7 Agustus 2021 di link ini.***(TP)

Sumber dan foto:  Papermoon Puppet Theatre.


Baca juga:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *