Apresiasi-Kreasi-Indonesia-2021

Apresiasi-Kreasi-Indonesia-2021

Apresiasi Kreasi Indonesia 2021, Ajang Pamer Produk Kreatifmu!

Jakarta, EKRAF.net –Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan Apresiasi Kreasi Indonesia 2021, sebuah program pengembangan ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif.

Secara khusus, program ini terbuka untuk para pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan (games).  Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 akan terselenggarakan di 16 daerah di Indonesia.

Kamu bisa menentukan lokasi kegiatan yang dekat dengan domisili kamu, yaitu Bogor, Bandung, Semarang, Surakarta, Banyumas, Pekalongan, Banyuwangi, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Medan, Palembang, Bandar Lampung, Makasar, Balikpapan.

Dengan mengikuti Apresiasi Kreasi Indonesia 2021, kamu akan mendapat sejumlah manfaat. Pertama, kamu dapat bertemu dengan super mentor, yaitu Sandiaga Uno, dan sejumlah mentor hebat lainnya. Kedua, produk kamu akan terpublikasikan secara optimal dan akan berdampak pada peningkatan penjualan produk kamu. Ketiga, kamu dapat mebangun jejaring sosial yang dapat memperbesar peluang usaha kamu.

Program ini akan terbagi ke dalam lima tahapan. Tahap pertama adalah tahap pendaftaran produk kreatif kamu. Tahap kedua adalah kurasi. Tahap ketiga adalah fase di mana produk yang lolos kurasi akan menjalani tahap tehnical meeting. Berikutnya, tahap meningkatkan kapasitas dan mengikuti pameran di kota atau kabupaten. Tahap terakhir, produk terpilih dari tingkat kota dan kabupaten akan berhak mengikuti pameran di Jakarta.

Untuk mendaftarkan film pendek, kamu harus persiapkan proposal yang memuat delapan hal penting, yaitu judul karya, premis atau logline, ide cerita dan sinopsis, treatment, pernyataan sutradara, referensi visual (misalnya referensi film, referensi pemain, referensi lokasi dan sebagainya), rencana anggaran biaya, portofolio yang pernah dibuat sebelumnya.

Proposal film pendek ini harus berformat pdf, tidak lebih dari 20 slide dan ukuran file maksimal 100 MB.

Nama pendaftar juga harus memiliki kejelasan posisi dalam produksi film, seperti produser, sutradara, penulis skenario, atau posisi lainnya.

Sedangkan untuk produk bidang musik, penyelenggara juga meminta sejumlah persyaratan. Untuk mendaftarkan produk musik, kamu harus menyiapkan portofolio penampilan dalam bentuk video dengan ukuran file maksimal 100MB. Selain itu, kamu juga harus mengunggah sertifikat profesi kamu di bidang musik ketika mendaftarkan produk musikmu.

Kategori subsektor musik ini terbuka untuk seorang soloist maupun grup musik yang berjumlah antara 3–5 personil.

Untuk kategori usaha atau produk, ada enam subsektor yang tersedia, yaitu fesyen, kriya, kuliner, aplikasi digital, animasi dan games.

Jika produk kamu sudah dipatenkan, maka kamu dapat mengunggah sertifikat paten ketika mendaftar. Selain itu, kamu juga dapat mengunggah Surat Izin Usaha Perdagangan, Nomor Induk Berusaha, Tanda Daftar Perusahaan dan surat izin usaha lainnya jika kamu sudah memilikinya.

Jadi,siapkan semua dokumen bisnismu dan segera daftarkan produkmu sebelum 25 Juli 2021 di sini.***(TP)


Baca juga:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *