Peduli Kondisi Indonesia, #AyoBergerakBantuMedis

Jakarta, EKRAF.net  – Situs www.covid19.go.id merilis data terkini, Minggu (29/3/2020), pk. 15.42 WIB, perihal pandemi corona di Indonesia. Jumlah pasien yang positif terjangkit virus corona berjumlah 1.285 jiwa di 30 provinsi. Jumlah pasien yang meninggal mencapai 114 jiwa. Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh, 64 jiwa.

Dari jumlah tersebut, DKI Jakarta menjadi provinsi yang memiliki jumlah pasien terbanyak, mencapai 675 pasien. Disusul provinsi Jawa Barat dengan 149 pasien dan Banten, 106 pasien.

Bahkan, virus ini telah merenggut empat jiwa tenaga medis, yang terdiri dari tiga dokter dan seorang perawat.   

Kondisi yang demikian mendorong sejumlah pihak untuk bergerak secara mandiri menggalang bantuan bagi para tenaga medis. Para tenaga medis yang berjuang di barisan terdepan harus mengalami kurangnya ketersediaan alat pelindung diri (APD) di lingkungan tempat mereka bekerja. Ini menyebabkan mereka sangat rentan terjangkit virus corona.

“Di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang tersedia, baik dari segi kuantitas dan kualitas, di seluruh wilayah Indonesia, kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat dan daerah untuk menangani wabah corona ini,” ujar Cesar Rohedi, salah satu penggagas gerakan sosial AyoBergerak.id yang sekaligus founder Prestisa.

AyoBergerak.id terdiri dari para pengusaha, internet marketer, tenaga medis, pekerja kreatif, profesional, influencer, dan content creator yang memiliki kesamaan untuk membuat gerakan sosial.

Gerakan ini berupaya menghimpun kekuatan masyarakat Indonesia melalui platform internet dengan hashtag #AyoBergerakBantuMedis. AyoBergerak.id memfokuskan diri  membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh para dokter dan perawat dalam menangani pandemi wabah covid-19.

“Program awal kami adalah mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi relawan penggerak dan berdonasi untuk dibelikan APD dan didistribusikan langsung kepada dokter dan perawat di rumah sakit – rumah sakit yang membutuhkan, supaya mereka lebih optimal berjuang dan terhindar dari risiko tertular virus covid-19,” ujar Cesar.

Dengan menggandeng Yayasan Juara Insani dan Yayasan Bersama Beramal Sholeh, AyoBergerak.id mengelola dana bantuan yang diterima dari masyarakat untuk membantu penyediaan APD bagi para dokter dan perawat yang membutuhkannya.  

“Jika Anda ingin berdonasi, dapat kunjungi alamat web kami, yaitu https://ayobergerak.id/  atau jika ingin kenal kami lebih jauh, bisa kunjungi kami di Facebook, Instagram dan Youtube,” kata Cesar.

Selain itu, AyoBergerak.id juga mengundang segenap warga negara Indonesia yang ingin menjadi relawan digital dengan mendaftarkan diri di https://relawan.ayobergerak.id/ . *** (TP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *