Cara Jaga Bisnis

Cara Jaga Bisnis

Tiga Cara Jaga Bisnis Anda di Tengah Wabah Corona!

Jakarta, EKRAF.net – Kondisi ekonomi Indonesia bergejolak sejak wabah virus corona muncul. Nilai tukar Rupiah dengan Dollar Amerika terus merosot hari demi hari. IHSG mengalami penurunan nilai. Sektor perdagangan yang tidak berbasis teknologi informasi juga merasakan imbas dari kebijakan physical distance demi mencegah penyebaran virus corona.

Lantas bagaimana anda sebagai pengusaha menjaga bisnis anda di tengah situasi demikian?

Dilansir dari Entrepreneur.com, berikut ini adalah tiga tips dari Per Bylund, seorang Assistant Professor of Enterpreneurshp and Records Johnston Professor.

Satu, jaga bagian hulu bisnis anda. Situasi darurat wabah Corona telah membawa kesadaran bahwa bidang logistik atau supply chain telah terkena dampak serius. Ada baiknya anda mulai bicara dengan supplier anda untuk membicarakan pengiriman barang untuk bersama-sama mencari solusi.

Ketika berbicara dengan supplier, sebaiknya anda menyampaikan prioritas anda dan menawarkan solusi. Bersikaplah jujur dan terus terang.

Kebanyakan pebisnis akan bersikap terbuka dengan telepon anda dan menghargai tawaran anda untuk bekerja sama dengan mereka untuk mencari solusi terbaik.

Kedua, dampingi bagian hilir. Kabar kurang menyenangkan adalah para pelanggan anda akan terkena dampaknya. Dengan kata lain, hal ini menempatkan anda pada posisi yang sama dengan supplier anda.

Kondisi sulit seperti ini tentunya tidak akan memungkinkan anda untuk memenuhi pesanan seperti yang telah dikontrakkan atau diharapkan. Anda sebaiknya menyampaikan informasi perihal keadaan anda apa adanya. Kemudian, cobalah untuk mencari solusi terbaik.

Jika anda mampu berproduksi dan mengirim pesanan, kiranya tak ada salahnya anda menawarkan benefit tertentu bagi pelanggan anda. Hal ini akan membentuk pandangan positif terhadap bisnis anda di tengah situasi sulit. Tapi sekali lagi, sebelum menawarkan benefit, pastikan kondisi keuangan dan situasi bisnis anda tidak terlalu buruk.

Tiga, lindungi organisasi anda. Setelah anda mengamankan hulu dan hilir, anda harus memperhatikan organsisasi anda sendiri. Jika bisnis anda sedang lesu, ada baiknya anda mengurangi biaya operasional dengan menerapkan sistem kerja di rumah (work from home) bagi karyawan anda. Sistem work from home akan menekan biaya operasional seperti listrik, air, dll.

Beban bisnis anda justru akan bertambah jika ada karyawan yang sakit karena virus corona dan tidak produktif sama sekali. Sistem bekerja dari rumah hanya mengubah lokasi kerja, bukan mengurangi produktivitas.

Kita patut bersyukur teknologi informasi saat ini telah mendukung sistem bekerja dari rumah. Cukup pastikan ada koneksi internet dan komputer atau laptop untuk karyawan yang bekerja di rumah.

Jadi, kondisi darurat karena wabah corona bukan situasi harga mati. Selama anda berpikir secara kreatif, anda dan tim masih dapat produktif. *** (TP)

 

Foto:  Charlize Birdsinger on Unsplash

Sumber: Entrepreneur.com


Facebook


Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *